Skip to footer
Jakarta Skyline Part 2
Photo: Illustrative image — Photo: yohanes budiyanto, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons

business

Tol Trans Sumatra Tembus Bukittinggi-Sicincin, Ini Bocoran Rutenya

PT Hutama Karya mulai prasosialisasi rencana pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera Bukittinggi-Sicincin di Padang Pariaman.

Updated 1 min read

Poin utama

  • PT Hutama Karya menggelar prasosialisasi rencana pembangunan ruas Jalan Tol Bukittinggi-Sicincin di Padang Pariaman.
  • Proyek ini direncanakan menembus kawasan Bukit Barisan melalui terowongan dengan melibatkan Universitas Andalas.
  • Kegiatan ini menjadi jembatan menuju tahap persiapan pengadaan tanah sebelum penerbitan Penetapan Lokasi.

Mengapa penting. Pembangunan ruas ini diharapkan meningkatkan konektivitas dan keselamatan perjalanan di kawasan Bukit Barisan serta menggerakkan perekonomian lokal Padang Pariaman melalui peluang usaha baru.

Diperbarui Sumber: Cnbcindonesia

PT Hutama Karya memperkenalkan rencana pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera Bukittinggi-Sicincin kepada masyarakat Padang Pariaman pada Senin (26/10/2026). Direktur Utama Koentjoro menjelaskan bahwa proyek ini akan menembus kawasan Bukit Barisan melalui terowongan dengan dukungan akademisi dari Universitas Andalas. Kegiatan prasosialisasi ini merupakan langkah awal sebelum tahap pengadaan tanah resmi dimulai sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014.

Latest updates

Tol Trans Sumatra Tembus Bukittinggi-Sicincin, Ini Bocoran Rutenya

Pada Senin, 26 Oktober 2026, PT Hutama Karya memperkenalkan rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Bukittinggi-Sicincin kepada masyarakat Padang Pariaman melalui dialog prasosialisasi. Direktur Utama perusahaan tersebut, Koentjoro, menjelaskan bahwa ruas baru ini akan melanjutkan Jalan Tol Padang-Sicincin yang sudah beroperasi. Acara itu dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, serta pejabat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat. Presentasi teknis mengenai trase dan aspek pembangunan disampaikan kepada para pemangku kepentingan termasuk wali nagari dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan koordinasi awal sebelum tahapan formal pengadaan tanah dimulai.

Sources