Skip to footer
Jakartasemanggi (infobox).jpg
Photo: Illustrative image — Photo: Jakartadunia, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga 31 Desember 2026

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM subsidi tidak naik hingga 31 Desember 2026.

Updated 1 min read

Poin utama

  • Pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Stok Pertalite nasional saat ini disebut berada di kisaran aman 16 hingga 18 hari.
  • Harga minyak mentah Indonesia rata-rata US$ 92 per barel, jauh melebihi asumsi dasar APBN sebesar US$ 70 per barel.

Mengapa penting. Pemerintah menyatakan berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM subsidi meski harga minyak dunia tengah melonjak.

Diperbarui Sumber: Liputan6

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan di Kantor Kementerian ESDM, Senin (26/10/2026), bahwa harga BBM bersubsidi tidak naik hingga 31 Desember 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Stok Pertalite nasional disebut berada di kisaran aman 16 hingga 18 hari, dan pemerintah memperkuat distribusi terutama di wilayah dengan kendala logistik. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata US$ 92 per barel, jauh di atas asumsi APBN US$ 70 per barel.

Latest updates

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga 31 Desember 2026

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga 31 Desember 2026. Kebijakan ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan ketersediaan volume BBM subsidi, termasuk Pertalite, tetap aman. Pemerintah menegaskan langkah tersebut dimaksudkan untuk menjaga kebutuhan pasokan energi masyarakat. Hingga akhir tahun, kebijakan harga ini akan menjadi acuan bagi konsumen BBM subsidi.

Sources