business
Permintaan Emas Batangan dan Koin di Indonesia Turun 25% pada Kuartal III 2026
Permintaan emas batangan dan koin di Indonesia turun 25 persen pada kuartal III 2026
Poin utama
- Permintaan emas batangan dan koin secara global tercatat 267,8 ton, turun 19 persen secara tahunan.
- Harga emas acuan LBMA Gold Price PM rata-rata US$4.262 per ons pada kuartal III 2026, naik 23 persen.
- Di Indonesia, konsumen masih berhati-hati di tengah kondisi ekonomi yang menantang, meski emas tetap diminati.
Mengapa penting. Pelemahan ini menunjukkan konsumen ritel Indonesia cenderung menahan pembelian emas saat harga tinggi, meski akumulasi pertumbuhan hingga September masih menunjukkan minat terhadap emas.
WGC mencatat penurunan permintaan emas batangan dan koin di Indonesia sebesar 25 persen pada kuartal III 2026, di tengah harga emas yang tinggi. Secara global, permintaan tercatat 267,8 ton atau turun 19 persen secara tahunan, sementara harga rata-rata acuan LBMA Gold Price PM naik 23 persen menjadi US$4.262 per ons. WGC menyebut investor ritel lebih berhati-hati dan cenderung menunggu arah harga yang lebih jelas sebelum menambah kepemilikan.
Latest updates
Permintaan Emas Batangan dan Koin di Indonesia Turun 25% pada Kuartal III 2026
World Gold Council (WGC) mencatat permintaan emas batangan dan koin di Indonesia turun 25 persen pada kuartal III 2026. Meski demikian, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, permintaan tersebut masih tumbuh 17 persen. Kondisi harga tersebut disebut memengaruhi sebagian investor, sementara rincian lanjutan belum tersedia dalam laporan yang dikutip.
Sources
AI-assisted summary of the reporting above. Quotes are kept to one sentence. Copyright concern? See our DMCA takedown page.