Skip to footer
IDR 1000 Koin.JPG
Photo: Illustrative image — Photo: Dennis Kwaria, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Permintaan Emas Batangan dan Koin di Indonesia Turun 25% pada Kuartal III 2026

Permintaan emas batangan dan koin di Indonesia turun 25 persen pada kuartal III 2026

Updated 1 min read

Poin utama

  • Permintaan emas batangan dan koin secara global tercatat 267,8 ton, turun 19 persen secara tahunan.
  • Harga emas acuan LBMA Gold Price PM rata-rata US$4.262 per ons pada kuartal III 2026, naik 23 persen.
  • Di Indonesia, konsumen masih berhati-hati di tengah kondisi ekonomi yang menantang, meski emas tetap diminati.

Mengapa penting. Pelemahan ini menunjukkan konsumen ritel Indonesia cenderung menahan pembelian emas saat harga tinggi, meski akumulasi pertumbuhan hingga September masih menunjukkan minat terhadap emas.

Diperbarui Sumber: Liputan6

WGC mencatat penurunan permintaan emas batangan dan koin di Indonesia sebesar 25 persen pada kuartal III 2026, di tengah harga emas yang tinggi. Secara global, permintaan tercatat 267,8 ton atau turun 19 persen secara tahunan, sementara harga rata-rata acuan LBMA Gold Price PM naik 23 persen menjadi US$4.262 per ons. WGC menyebut investor ritel lebih berhati-hati dan cenderung menunggu arah harga yang lebih jelas sebelum menambah kepemilikan.

Latest updates

Permintaan Emas Batangan dan Koin di Indonesia Turun 25% pada Kuartal III 2026

World Gold Council (WGC) mencatat permintaan emas batangan dan koin di Indonesia turun 25 persen pada kuartal III 2026. Meski demikian, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, permintaan tersebut masih tumbuh 17 persen. Kondisi harga tersebut disebut memengaruhi sebagian investor, sementara rincian lanjutan belum tersedia dalam laporan yang dikutip.

Sources

Topics